Pada suatu hari, seorang Polisi yang sedang patroli menghampiri tukang duku.
“Selamat siang!” sapa Polisi dengan nada tegas, “Kamu sudah tahu ‘kan, daerah ini dilarang berjualan!”
Sahut tukang duku pelan, “Ya, Pak. Saya mohon maaf ...”
Lanjut Polisi, “Kalau begitu sebagai hukumannya, makan tuh buah dengan kulit-kulitnya! Cepat!”
Merasa bersalah, maka tukang duku terpaksa melakukan apa yang diperintahkan oleh Polisi.
Lalu, giliran tukang jeruk yang dihampiri.
“Kamu juga!” sergah Polisi “Sudah tahu ‘kan daerah ini dilarang berjualan!”
Sahut tukang jeruk pelan, “ Ya, Pak. Saya mohon maaf ...
Polisi melanjutkan, “Kalau begitu, sebagai hukumannya, makan tuh buah jeruk dengan kulit-kulitnya! Cepat!
Tidak punya pilihan, maka tukang jeruk terpaksa menuruti apa yang diperintah oleh polisi.
Selang beberapa saat kemudian, kedua-duanya menangis ..
Tanya Polisi, “Kenapa? Tidak enak, ya”
“Ya, Pak,” sambil menangis tukang jeruk menjawab, “Tapi, bukan karena itu kami menangis”.
“Lantas, kenapa kalian menangis?” lagi-lagi Polisi bertanya.
“Itu , Pak, di seberang ada tukang durian”, serta merta tukang jeruk menjelaskan, “Kami tidak bisa membayangkan bagaimana nasibnya setelah Bapak hukum nanti”.
Silahkan Baca juga yang lainnya:
Kumpulan Cerita Lucu Terbaru 2012
Poligami
Cerita Hikmah: Pria Inggris dan Seorang Sheikh
Cerita Seorang Putri Sholehah dan Ibunya yang Penderita Kanker
Judul : Cerita Lucu: Dilarang Berjualan
Deskripsi : Pada suatu hari, seorang Polisi yang sedang patroli menghampiri tukang duku. “Selamat siang!” sapa Polisi dengan nada tegas, “Kamu sud...
keyword :
Cerita Lucu: Dilarang Berjualan,
Cerita Lucu