Empat Mazhab

  • dunia hitam
  • kata
    • kata lucu
    • kata bijak
    • kata mutiara
    • kata cinta
    • kata gokil
  • lucu
    • gambar lucu
    • pantun lucu
    • tebakan lucu
    • kata lucu
    • cerita lucu
  • berita
    • berita unik
    • berita politik
    • berita artis
    • berita aneh
  • kesehatan
    • asam urat
    • kanker
    • jantung
    • hepatitis
    • ginjal
    • asma
    • lambung
  • gambar
    • gambar unik
    • gambar lucu
    • gambar aneh
    • gambar animasi
    • video lucu
  • hoby
    • burung
    • ikan
    • piaraan
  • contoh
    • surat lamaran
    • recount text
    • descriptive text
    • curriculum vitae
    • deskripsi
  • video
    • video lucu
    • video hantu
    • video polisi
    • video totorial
    • video panas
    • video lagu
  • blog
    • SEO
    • template
    • script
    • widget
    • backlink
    • imacros
  • komputer
    • excel
    • macro excel
Home » Fiqh Islam » Empat Mazhab

Empat Mazhab

Ulama yang mempunyai mazhab yang terkenal itu banyak, bukan hanya empat, misalnya Hasan Basri, As-Saury Ibnu Abi Laila, Al-Auza'iy, Al-Laisy, dan lain-lain. Mereka mempunyai mazhab sendiri-sendiriwalaupun mazhab mereka itu tidak berkembang seperti mazhab yang empat, mungkin karena pendukungnya kurang setelah diitinggalkan penyusunnya.

Sedangkan mazhab yang empat terus-menerus mendapat dukungan dari ulama muslimin sampai sekarang. Beratus-ratus kitab telah ditulis dan disusun dari zaman ke zaman, diatur menurut mazhab masing-masing dari beberapa imam itu.

1. Mazhab Hanafi. Penyusunnya yaitu Imam Abu Hanifah. Beliau dilahirkan pada tahun 80 Hijriah dan meninggal dunia di Bagdad pada tahun 150 Hijriah. Beliau belajar di Kufah, dan di sanalah beliau menyusun mazhabnya. Kemudian beliau duduk berfatwa mengembangkan ilmu pengetahuan di Bagdad. Beliau memberikan penerangan kepada segenap lapisan muslimin, sehingga beliau terkenal sebagai seorang alim yang terbesar di masa itu, mahir dalam ilmu fiqh serta pandai meng-istinbat-kan hukum dari Al-Quran dan hadits.

Beliau adalah wadi' ilmu fiqh (yang mula-mula menyusun ilmu fiqh sebagaimana susunan sekarang ini). Beberapa ulama telah bergaul dengan Abu Hanifah, mereka pelajari mazhab beliau dan hukum yang mereka dapat dari beliau itu mereka tulis (bukukan). Pendukung mazhab Abu Hanifah, kemudian sebagian dari mereka kembali menyelidiki dan memeriksa hukum-hukum tadi dengan memeriksa dalil-dalilnya serta disesuaikan dengan keadaan-keadaan kefaedahan dan kemudharatannya, sehingga beberapa di antara mereka ada yang tidak mufakat terhadap sebagian dari hukum-hukum yang telah ditetapkan oleh imam tadi, bahkan mereka tetapkan hukumnya menurut pendapat mereka sendiri, berbeda dengan pendapa Abu Hanifah. Mereka inilah yang dinamakan sahabat-sahabat Abu Hanifah, di antaranya yaitu Abu Yusuf, Muhammad bin Hasan, dan Zufar. Mazhab ini banyak tersiar di Bagdad, Parsi, Bukhara, Mesir, Syam, dan tempat-tempat lain.

2. Mazhab Maliki. Nama penyusunnya adalah Malik bin Anas Al-Asbahi. Beliau dilahirkan tahun 93 Hijriah dan meninggal dunia dalam bulan Safar tahun 170 Hijriah. Beliau belajar di Madinah, dan disanalah beliau menulis kitab Al-Muwatta, kitab hadis yang terkenal sampai sekarang. Beliau menyusun kitab tersebut atas anjuran Khalifah Mansyur ketika beliau bertemu pada waktu menunaikan ibadah haji.

Beliau menyusun mazhabnya atas empat dasar: Kitab Suci, Sunah rasul, Ijma' dan Qias. Hanya, dasar yang terakhir ini beliau gunakan dalam hal-hal yang terbatas sekali karena beliau adalah ahli hadits. Beliau berkata, "Sesungguhnya saya sebagai manusia biasa kadang-kadang betul dan kadang-kadang salah, maka hendaklah kamu periksa dan kamu selidiki pendapat-pendapatku itu; mana yang sesuai dengan sunnah, ambillah!"

Imam Malik adalah ahli fiqh dan hadis. Pada masanya beliau terbilang paling berpengaruh di seluruh Hijaz. Orang menyebut beliau "Sayyid Fuqaha Al-Hijaz" (pemimpin ahli fiqih di seluruh daerah Hijaz). Beliau mempunyai banyak sahabat (murid), diantaranya yang terkemuka ialah Muhammad bin Idris bin Syafii, Al-Laisy bin Sa'ad, Abu Ishak Al-Farazi. Pengikut mazhab ini banyak terdapat di Tunisia, Tripoli, Magribi dan Mesir.

3. Mazhab Syafii. Nama penyusunnya yaitu Muhammad bin Idris bin Syafii, keturunan bangsa Quraisy. Beliau dilahirkan di Khuzzah tahun 150 Hijriah, dan meninggal dunia di Mesir tahun 204 Hijriah. Sewaktu berumur 7 tahun, beliau telah hafal Al-Qur'an. Setelah berumur 10 tahun beliau telah hafal Al-Muwatta (kitab guru beliau, imam Malik). Setelah berumur 20 tahun, beliau mendapat izin dari gurunya (Muslim bin Khalid) untuk berfatwa. Kata Ali bin Usman, "Saya tidak pernah melihat seseorang yang lebih pintar dari Syafii. Sesungguhnya tidak ada seorang pun yang menyamainya di masa itu. Ia pintar dalam segala pengetahuan, sehingga bila ia melontarkan anak panah, dapat dijamin 90% akan mengenai sasarannya".

Ketika hampir berumur 20 tahun, beliau pergi ke Madinah karena mendengar kabar tentang Imam Malik yang begitu terkenal sebagai seorang ulama besar dalam ilmu hadis dan fiqh. Disana beliau belajar kepada Imam Malik. Kemudian beliau pergi ke Irak, disana bergaul dengan sahabat-sahabat Imam Abu Hanifah. Beliau terus ke Parsi dan beberapa negeri lain. Kira-kira dua tahun lamanyabeliau dalam perjalanan. Beliau kembali ke Mekah hingga tahun 198 Hijriah. Pada tahun itu pula beliau pergi ke Mesir, disana beliau menyusun pendapat beliau yang baru.

Kata-kata Syafii yang sangat perlu menjadi perhatian, terutama bagi ulama yang mendukung dan mengikuti mazhab Syafii, ialah: "Apabila hadis itu sah, itulah mazhabku, dan buanglah perkataanku yang timbul dari ijtihadku". Pengikut mazhab Syafii yang terbanyak ialah di Mesir, Kurdistan, Yaman, Aden, Hadramaut, Mekah, Pakistan dan Indonesia.

4. Mazhab Hambali. Nama penyusunnya ialah Ahmad bin Muhammad bin Hanbal bin Hilal. Beliau dilahirkan di Bagdad dan meninggal dunia pada hari Jumat tanggal 12 Rabiul Awwal tahun 241 Hijriah. Semenjak kecil beliau belajar di Bagdad, Syam, Hijaz dan Yaman. Beliau adalah murid Imam Syafii. Syafii memuji beliau. Katanya, "Saya keluar dari Bagdad, tidak saya tinggalkan disana orang yang lebih takwa, lebih wara' dan lebih alim selain Ahmad bin Hanbal, yang sungguh banyak menghafal hadis".

Murid beliau banyak yang tekemuka, diantaranya yaitu Bukhari dan Muslim. Beliau berpegang pada fatwa sahabat apabila tidak ada nas. Beliau menyusun mazhabnya atas empat dasar.

Dasar pertama ialah nas Qur'an dan Hadis. Dalam soal yang beliau hadapi, beliau selidiki ada atau tidaknya nas, kalau ada nas, beliau berfatwa menurut nas itu.

Dasar kedua ialah fatwa sahabat. Dalam satu peristiwa, apabila tidak ada nas yang bersangkutan dengan peristiwa itu, beliau cari fatwa para sahabat. Apabila ada fatwa dari seorang sahabat, sedangkan beliau tidak melihat bantahannya dari sahabat-sahabat lain, beliau hukumkan peristiwa itu menurut fatwa sahabat tadi. Jika fatwa itu berbeda antara beberapa sahabat, beliau pilih yang lebih dekat pada Kitab dan Sunnah.

Dasar ketiga ialah hadis mursal atau lemah, apabila tidak bertentangan dengan dalil-dalil yang lain.

Dasar keempat ialah qias. Beliau tidak memakai qias kecuali apabila tidak ada jalan lain.

Beliau sangat berhati-hati dalam melahirkan fatwa apabila tidak ada nas atau asar sahabat. Kemungkinan besar karena sangat hati-hatinya beliau menjalankan fatwa itulah yang menyebabkan lambatnya mazhab beliau tersiar di daerah-daerah yang jauh, apalagi murid-murid beliau pun sangat berhati-hati pula. Mula-mula mazhab iru tersiar di Bagdad, kemudian berangsur-angsur keluar ke daerah-daerah lain. Sekarang yang terbanyak pengikutnya ialah di Hijaz, apalagi setelah Raja Ibnu Sa'ud menetapkan bahwa mazhab Hambali menjadi mazhab resmi bagi pemerintah Saudi Arabia. Di Mesir tidak tampak mazhab ini kecuali pada abad ke-7 Hijriah. Hingga sekarang tidak banyak rakyat Mesir yang mengikuti mazhab ini.
Ditulis oleh Unknown, Rabu, 14 November 2012 07.11- Rating: 4.5

Judul : Empat Mazhab

Deskripsi : Ulama yang mempunyai mazhab yang terkenal itu banyak, bukan hanya empat, misalnya Hasan Basri, As-Saury Ibnu Abi Laila, Al-Auza'iy, A...
keyword :Empat Mazhab, Fiqh Islam
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Postingan Populer
  • Foto: Uniknya Kendaraan Anti Banjir di Thailand
    Banjir yang melanda kota besar terkadang menyulitkan kita untuk melakukan transportasi darat perlu kendaraan khusu untuk menembus genangan b...
  • Gaya Absensi Ibas Saat Paripurna DPR
    Putra bungsu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Edhie Baskoro Yudhoyono, punya gaya sendiri soal absensi rapat di DPR. Dalam sidang Paripurn...
  • Wallpaper Lucu HD Terbaru
    Setelah sebelumnya saya berbagi tips dan trik blogging yaitu Cara Membuat Label Keren Dengan Efek Bergerak dan Wallpaper Kartun Cinta Rom...
  • Cara mendaftarkan blog ke w3 directory
      Kali ini saya akan share  Cara mendaftarkan blog ke w3 directory  untuk mendapatkan backlink berkualitas secara  gratis, dengan...
  • Wallpaper Gambar Kucing Dengan Kata Kata
    Setelah sebelumnya Bangiz berbagi tentang foto sampul Barcelona dan juga wallpaper Autumn . Pada kesempatan kali ini Bangiz akan berbag...
  • 5 Aksi Jokowi Mata-matai Anggaran
    Jangan coba-coba bermain menyelewengkan anggaran DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) punya beragam cara mengontrol APBN 2...
  • Foto Pertama iPhone 5S Bocor di Internet
    Di tahun 2013 ini Apple diyakini akan kembali meluncurkan iPhone model terbaru. Kabarnya, perusahaan yang didirikan Steve Jobs ini akan meri...
  • Hotel Bawah Tanah Terdalam di Dunia
    Hotel Bawah Tanah Terdalam Di Dunia Ingin merasakan tinggal di hotel yang lain dari biasanya? Jika ya, mungkin inilah saatnya anda mengunjun...
  • Kata Mutiara, Kata Bijak, Kata Cinta, Kata Motivasi, Kata Lucu dan Kata Galau dengan Gambar
    Pada kesempatan kali ini saya berbagi tentang kata-kata mutiara. Maklumlah hampir semua orang khususnya mulai dari orang yang beran...
  • Aneh, Orang Ini Merasa Nyaman Tinggal di Kuburan
    Seorang warga miskin pindah dan menempati sebuah kuburan berumur 100 tahun setelah kehilangan rumahnya. Pria tersebut bernama Bratislav Stoj...

Info dunia hitam © Empat Mazhab