Hukum Puasa Setelah Nisfu Sya'ban

  • dunia hitam
  • kata
    • kata lucu
    • kata bijak
    • kata mutiara
    • kata cinta
    • kata gokil
  • lucu
    • gambar lucu
    • pantun lucu
    • tebakan lucu
    • kata lucu
    • cerita lucu
  • berita
    • berita unik
    • berita politik
    • berita artis
    • berita aneh
  • kesehatan
    • asam urat
    • kanker
    • jantung
    • hepatitis
    • ginjal
    • asma
    • lambung
  • gambar
    • gambar unik
    • gambar lucu
    • gambar aneh
    • gambar animasi
    • video lucu
  • hoby
    • burung
    • ikan
    • piaraan
  • contoh
    • surat lamaran
    • recount text
    • descriptive text
    • curriculum vitae
    • deskripsi
  • video
    • video lucu
    • video hantu
    • video polisi
    • video totorial
    • video panas
    • video lagu
  • blog
    • SEO
    • template
    • script
    • widget
    • backlink
    • imacros
  • komputer
    • excel
    • macro excel
Home » Agama » Hukum Puasa Setelah Nisfu Sya'ban

Hukum Puasa Setelah Nisfu Sya'ban

Hukum Puasa Setelah Nisfu Sya'ban


Hukum Puasa setelah Nisfu Sya’ban

Apa hukum puasa setelah nisfu syaban, mohon penjelasan..!
Trim’s
Jawaban:
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,
Terdapat hadis dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda:
إِذَا انْتَصَفَ شَعْبَانُ، فَلَا تَصُومُوا
“Jika sudah masuk pertengahan Sya’ban, janganlah berpuasa.” (HR. Abu Daud 2337)
Dalam hadis yang lain, yang juga dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ تَقَدَّمُوا رَمَضَانَ بِصَوْمِ يَوْمٍ وَلاَ يَوْمَيْنِ إِلاَّ رَجُلٌ كَانَ يَصُومُ صَوْمًا فَلْيَصُمْهُ
“Janganlah kalian berpuasa satu atau dua hari sebelum Ramadhan, kecuali seseorang yang punya kebiasaan puasa sunah, maka bolehlah ia berpuasa.” (HR. Bukhari 1914 dan Muslim 1082).
Di sisi lain, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam merutinkan puasa selama sya’ban. Bahkan beliau melakukan puasa sya’ban sebulan penuh. Dari A’isyah radhiallahu ‘anha, beliau mengatakan,
لَمْ يَكُنِ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ شَهْرًا أَكْثَرَ مِنْ شَعْبَانَ، فَإِنَّهُ كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ كُلَّهُ
“Belum pernah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa satu bulan yang lebih banyak dari pada puasa bulan Sya’ban. Terkadang hampir beliau berpuasa Sya’ban sebulan penuh.” (HR. Bukhari 1970 dan Muslim 1156)
Demikian pula yang disampaikan Ummu Salamah radhiallahu ‘anha. beliau mengatakan,
مَا رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ إِلَّا شَعْبَانَ وَرَمَضَانَ
“Saya belum pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa dua bulan berturut-turut selain di bulan Sya’ban dan Ramadhan.” (HR. An Nasa’i 2175, At-Turmudzi 736 dan dishahihkan Al-Albani).
Dari beberapa hadis di atas, kita mendapatkan dua premis yang zahirnya bertentangan,
1. Dilarang melakukan puasa sunah setelah masuk pertengahan puasa syaban
2. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan puasa syaban hampir sebulan penuh, dan dipastikan setelah masuk pertengahan beliau juga puasa.
Namun sejatinya, jika kita perhatikan, tidak ada pertentangan dari hadis-hadis di atas. Para ulama telah menjelaskan, bagaiamana mengkompromikan beberapa hadis di atas, sehingga semuanya tetap berlaku. Salah satu penjelasan itu, disampaikan oleh Al-Qurthubi. Beliau menjelaskan tentang cara mengkompromikan hadis, hadis di atas. Beliau mengatakan,
لا تعارض بين حديث النهي عن صوم نصف شعبان الثاني والنهي عن تقدم رمضان بصوم يوم أو يومين وبين وصال شعبان برمضان
“Tidak ada pertentangan antara hadis yang melarang puasa setelah memasuki pertangahan Sya’ban, serta hadis yang melarang mendahului ramadhan dengan puasa sehari atau dua hari sebelumnya, dengan hadis yang menceritakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyambung puasa Sya’ban dengan puasa Ramadan.
والجمع ممكن بأن يحمل النهي على من ليست له عادة بذلك ويحمل الأمر على من له عادة حملا للمخاطب بذلك على ملازمة عادة الخير حتى لا يقطع
Kompromi memungkinkan untuk dilakukan, dengan memahami bahwa hadis larangan puasa berlaku untuk orang yang tidak memiliki kebiasaan berpuasa sunah. Sementara keterangan untuk rajin puasa di bulan Sya’ban dipahami untuk orang yang memiliki kebiasaan puasa sunah, agar tetap istiqamah dalam menjalankan kebiasaan baiknya, sehingga tidak terputus.” (Aunul Ma’bud, 6/330).
Sejatinya kompromi semacam ini telah dijelaskan dalam hadis Abu Hurairah di atas, tentang larangan berpuasa sehari atau dua hari menjelang ramadhan. Dalam hadis itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan pengecualian, “kecuali seseorang yang punya kebiasaan puasa sunah, maka bolehlah ia berpuasa.” Puasa sunah ini mencakup puasa sunah selama setahun, seperti senin-kamis, daud, 3 hari tiap bulan, atau puasa sunah sya’ban yang sudah dirutinkan sejak awal.
Sementara bagi mereka yang tidak memiliki kebiasaan puasa sunah, baik puasa sunah tahunan atau dia tidak ada keinginan untuk rajin berpuasa selama sya’ban, maka tidak dibolehkan baginya untuk berpuasa setelah memasuki pertengahan sya’ban.
Kebiasaan ini sempat kita jumpai pada sebagian orang yang melakukan pemanasan dengan melatih diri untuk berpuasa ketika hendak memasuki ramadhan.
Allahu a’lam..
Dijawab oleh ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina www.KonsultasiSyariah.com )
Artikel ini didukung oleh:
  • Zahir Accounting. Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.
Anda juga dapat menjadi sponsor di video dan website dakwah di Yufid.com Network, silakan hubungi: marketing@yufid.org untuk menjadi sponsor. 
Ditulis oleh Unknown, Selasa, 16 Juli 2013 06.41- Rating: 4.5

Judul : Hukum Puasa Setelah Nisfu Sya'ban

Deskripsi : Hukum Puasa setelah Nisfu Sya’ban Apa hukum puasa setelah nisfu syaban, mohon penjelasan..! Trim’s Jawaban: Bismillah was shala...
keyword :Hukum Puasa Setelah Nisfu Sya'ban, Agama
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Postingan Populer
  • Foto Bus Persib yang di Lempar Oknum Jak Mania
    Foto Bus Persib yang di Lempar Oknum Jak Mania .- Selamat malam sahabat sebagin info kali ini mimin akan share foto-foto bus persib yang ter...
  • Kata Mutiara, Kata Bijak, Kata Cinta, Kata Motivasi, Kata Lucu dan Kata Galau dengan Gambar
    Pada kesempatan kali ini saya berbagi tentang kata-kata mutiara. Maklumlah hampir semua orang khususnya mulai dari orang yang beran...
  • 10 Pemandangan yang Paling Menakjubkan di Dunia
    1. Chocolate Hills, Philippines Lebih dari 1.770 bukit berbentuk kerucut sempurna dapat ditemukan di wilayah Visayas Tengah dari Filipina, l...
  • Hotel Bawah Tanah Terdalam di Dunia
    Hotel Bawah Tanah Terdalam Di Dunia Ingin merasakan tinggal di hotel yang lain dari biasanya? Jika ya, mungkin inilah saatnya anda mengunjun...
  • Nenek 78 Tahun ini Seorang Sniper Profesional
    Usia boleh tua, tapi kalo urusan tembak menembak, nenek ini jagonya. Iya, sang nenek bernama Chandro Tomar yang sudah berusia 78 tahun masih...
  • Foto: Uniknya Kendaraan Anti Banjir di Thailand
    Banjir yang melanda kota besar terkadang menyulitkan kita untuk melakukan transportasi darat perlu kendaraan khusu untuk menembus genangan b...
  • Seperti inilah Wajah Bumi Di Malam hari Jika Di Lihat Dari Antariksa
    acapkali disebut Planet Biru karena citranya yang tampak biru saat diambil pada siang hari. Tapi, apakah Bumi juga biru pada malam hari? Cit...
  • Wallpaper Kartun Cinta Romantis Terbaru
    Untuk Anda yang suka dengan kartun, sengaja kali ini saya bagikan wallpaper kartun. Jenis kartunnya sendiri banyak sekali macamnya. Se...
  • 5 Aksi Jokowi Mata-matai Anggaran
    Jangan coba-coba bermain menyelewengkan anggaran DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) punya beragam cara mengontrol APBN 2...
  • Jasad Mayat Terkubur 19 Tahun Masih Utuh
    Masyarakat Ciomas Bogor dan sekitarnya digemparkan dengan utuhnya jasad dari mayat Triyani binti Kartomulyo, perempuan ahli shadaqah yang ...

Info dunia hitam © Hukum Puasa Setelah Nisfu Sya'ban